Mengungkap Misteri
Allah Berfirman :
40. berkatalah seorang
yang mempunyai ilmu dari AI Kitab[1097]: "Aku akan membawa singgasana itu
kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana
itu terletak di hadapannya, iapun berkata: "Ini Termasuk kurnia Tuhanku
untuk mencoba aku Apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). dan
Barangsiapa yang bersyukur Maka Sesungguhnya Dia bersyukur untuk (kebaikan)
dirinya sendiri dan Barangsiapa yang ingkar, Maka Sesungguhnya Tuhanku Maha
Kaya lagi Maha Mulia".
[1097] Al kitab di sini Maksudnya: ialah kitab yang diturunkan
sebelum Nabi Sulaiman ialah Taurat dan Zabur.
Ayat di atas merupakan salah satu dari ayat pada surat na-Namlah yang
merupakan surah ke-27. Surat tersebut merupakan surat yang banyak bercerita
tentang kisah Nabi Sulaiman. Salah satu cerita menarik ialah, ketika seorang
alim ulama yang berhasil memindahkan singgasana Ratu Balqis dalam waktu hanya
sekejap saja atau sebelum utusan Allah tersebut berkedip.
Yang menjadi pertanyaan ialah, tentu peristiwa tersebut tidak
terjadi begitu saja. Karena jika demikian, maka tentu akan menyalahi
sunnatullah. Saya beranggapaan bahwa pada peristiwa tersebut berlaku sebuah
proses yang mungkin suatu saat nanti bisa dibuktikan secara ilmiah.
Sebelumnya saya ingin mengatakan bahwa bukan berarti saya meragukan
kesahihan dari firman Allah yang suci lagi terjaga ini. Akan tetapi, sebagai
makhluk yang berakal kita dianjurkan untuk mengkaji itu semua agar keimanan
kita semakin mantap. Olehnya itu saya sedikit curhat melalu tulisan ini.
Pada tahun 2012 lalu, seorang ilmuwan Inggris mengkonfirmasi sebuah
bahwa telah ditemukannya partikel Higgs Boson yang kemudian dikenal dengan
istilah God Particle (Partikel Tuhan). Pemberian istilah partikel Tuhan tidak
berarti kita mengatakan bahwa tuhan itu berwujud sebagai partikel. Akan tetapi,
penamaan ini hanya dikarenakan sifatnya yang istimewa. Higgs Boson ini mampu
memberikan massa kepada partikel yang ada namun tidak memiliki massa.
Lebih lanjut dikatakan bahwa apabila suatu saat Higgs Boson ini
mampu dipisahkan dengan benda, maka kita secara tidak langsung membuat benda
itu lenyap namun tidak musnah. Kemudian partikel tersebut akan bergerak dengan
kecepatan cahaya. Dan mungkin suatu saat nanti akan ada alat yang bisa
membentuk kembali benda sebagaimana benda sebelumnya yang ditinggalkan higgs
Boston tersebut.
Jika hal ini benar adanya, maka kejadian di masa Nabi Sulaiman AS
bukanlah sihir akan tetapi merupakan sebuah proses yang dapat dibuktikan secara
ilmiah. Apalagi dalam ayat tersebut disebutkan “berkatalah seorang yang
mempunyai ilmu dari AI Kitab”. Seorang yang mempunyai ilmu atau alim yang
di maksud di sini mungkin telah menguasai pengaplikasian daripada higss Boson
tersebut.
Salah satu ahli antropologi Indonesia mengatakan bahwa, sebenarnya
Singgasana Ratu balqis itu terletak di Indonesia. Karena adanya beberapa temuan
yang mengindikasikan bahwa di pulau Jawa ada sebuah kerajaan yang singgasananya
menghilang. Jika hal ini benar maka bukanlah sebuah masalah besar. Karena jika
alim ulama yang dimaksud dalam al-Qur’an tersebut mampu memisahkan higgs Boson
dari singgasana tersebut, maka bukanlah hal mustahil menghilangkan istana
tersebut dan membawanya ke Palestina. Apalagi kecepatan geraknya seperti
kecepatan cahaya yang mencapai 3𝗑108 m/s. Maka sudah pasti mampu dipindahkan dengan
sekejap mata. Wallahu a’lam.

No comments:
Post a Comment