Sunday, April 29, 2018

Cara Menghemat Data WhatsApp

https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/
Panduan WhatsApp
 Cara Menghemat Data WhatsApp. Siapa sih yang tidak tau aplikasi chatting whatsApp? Aplikasi ini sudah tembus hampir 2 miliar pengguna dan mungkin salah satunya adalah anda yang membaca artikel ini. Aplikasi ini menjadi aplikasi utama untuk berkomunikasi.
Salah satu penyebab banyaknya aplikasi ini diminati adalah karen kita bisa mengirim berbagai jenis file seperti gambar, video, audio, dokumen bahkan bisa digunakan untuk melakukan panggilan suara dan video.
Baca juga:  Tips Kesehatan
Meski demikian, ternyata kelebihan itu membutuhkan kuota internet yang lumayan. Selain itu dibutuhkan pula kuota penyimpanan yang lumayan mumpuni. Hal ini dikarena file-file yang diterima terkadanng tersimpan secara otomatis.
Tetapi anda tidak perlu khawatir, aplikasi ini menyediakan alternatif untuk menghemat kuota internet. Berikut langkah-langkahnya yang mungkin belum anda ketahui:
1. Masuk aplikasi WhatsApp, klik tombol pilihan di pojok kanan atas. Ketika muncul beberapa pilihan, pilih setelan (Setting).
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/
Screenshoot

2. Ketika menu setelan muncul, pilih menu data dan penyimpana (data and usage).
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/
Screenshot
 3. Pada menu Undu Otomatis Media (Media Auto Download), klik menu 'Saat Menggunakan Data Seluler'(When Using Mobile Data). Pada bagian ini, anda bisa mnghilangkan semua centang, hal ini dimaksudkan agar foto, dan lain sebagainya yang dikirm lewat whatsApp tidak terunduh secara otomatis. Ini sangat penting untuk menghemat kuota. Karena jika tidak, semua file yang terkirim baik di chat pribadi maupun grup akan tersimpang secara otomatis sehingga akan menyebabkan pemakaian kuota akan bertambah.
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/
Screenshoot
 4.  Tahap akhir adalah silahkan centang pilihan Penggunaan Data Minimum (Low Data Usage). Tujuannya adalah untuk menghemat penggunaan kuota data saat anda melakukan panggilan suara atau video (Voice Call dan Video Call).
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/
Screenshot




Saturday, April 28, 2018

Cara Merawat Rambut Tetap Indah Berkilau tanpa Harus Ke salon

Cara Merawat Rambut Tetap Indah Berkilau tanpa Harus Ke salon. Rambut adalah salah satu benda yang hampir ada di setiap permukaan tubuh manusia. Mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala. Terlebih rambut yanga ada di atas kepala, selain memegang fungsinya sebagai anggota tubuh, rambut ini juga menentukan penampilan seseorang. Oleh karena itu, sudah menjadi keharusan bagi setiaporang untuk tau cara merawat rambut agar tetap sehat, lembut, dan berkilau. Bahkan banyak orang yang rela merogoh saku dalam-dalam hanya untuk mendapatkan perawatan rambut. Apalagi dengan maraknya tren rambut dan salon penata rambut sekarang ini.
Lihat Juga: Tips dan Trik Meningkatkan Kesuburan Wanita Secara Alami
Tetapi, apakah merawat rambut harus ke salon? Ternyata tidak, anda bisa melakukan perwatan sendiri di rumah namun tetap memberikan hasil yang maksimal. Caranya setidaknya ada beberapa tips di bawah ini untuk merwat rambut agar tetap sehat berkilau tanpa harus ke salon.
1. Hindari keramas dengan air hangat. Gunakan air dingin.
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/2018/04/cara-merawat-rambut-tetap-indah.html
Sumber: Lowes
 Sebenarnya banyak perdebatan mengenai air yang paling cocok digunakan untuk keramas. Namun, dari beberapa penelitian ada yang mengatakan bahwa keramas dengan menggunakan air dingin dapat mencegah kerontokan. Hal ini karena air dingin diyakini dapat memperlancar peredaran darah sehingga dapat menjaga kekuatan akar rambut. Selain itu, air dingin diyakini dapat menjaga agar rambut tetap berkilau dan lembut.
2. Memakai produk perawatan rambut yang sesuai.
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/2018/04/cara-merawat-rambut-tetap-indah.html
Sumber: wolipop
 Mengetahui jenis rambut adalah wajib jika ingin merawat rambut agar tetap berkilau dan lembut. Anda harus tahu apakah rambut anda termasuk rambut kering atau berminyak. Jika sudah, maka anda bisa menggunakan sampo atau conditioner yang sesuai kebutuhan.
3. Membuat masker alami untuk merawat rambut.
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/2018/04/cara-merawat-rambut-tetap-indah.html
Sumber: tips perawatan rambut
Masker rambut termasuk perawatan yang murah. Anda bisa menggunakan bahan ari alpukat, telur, santan, buah-buahan atau bahkan lidah buaya. Bahan-bahan tersebut memiliki banyak fungsi. Salah satu contohnya adalah lidah buaya yang berfungsi menjadikan rambut hitam alami dan menjaga kulit kepala dari ketombean. Aplikasinya pun terbilang mudah, anda bisa menyapukan dagingnya ke seluruh bagian rambut yang telah dibasahi air hangat. Diamkan selama kurang lebih 15menit kemudian bilas dengan air bersih.
4. Mengurangi kandungan zat kimia daribahan perawatan rambut dengan menggunakan baking soda.
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/2018/04/cara-merawat-rambut-tetap-indah.html
Sumber: medical news
 Jika anda termasuk orang yang gemar mencoba beberapa styling rambut, maka tips ini sangat bermanfaat. Penggunaan baking soda ini dapat meminimalisir efek bahan kimia yang terkandung dalam bahan styling yang anda gunakan. Aplikasinya mudah sekali. Anda tinggal tuangkan kurang lebih 3 sendok baking soda ke dalam air yang akan anda gunakan untuk membilas rambut. Bilas rambut dengan campuran bahan tersebut.Baking soda bisa membantumu mengurangi zat kimia yang terkandung dari sisa produk styling yang baru kamu lakukan. Cara membuatnya tidak sulit sama sekali, kamu tinggal menuangkan 3 sendok makan baking soda ke dalam air yang akan kamu pakai untuk membilas rambut. Bilas rambut dengan campuran tersebut secara merata dan semuanya selesai.
5. Menyisir rambut dengan benar.
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/2018/04/cara-merawat-rambut-tetap-indah.html
Sumber: Kawaii Beauty Japan
 Menyisir rambut adalah kegiatan rutin yang dilakukan setiap orang. Untuk menjaga agar tetap rambut indah terawat dan berkilau, sebisa mungkin hindari menyisir rambut selagi masih basah. Karena ketika rambut masih basah dan disisir, rambut lebih mudah untuk kusut dan menjadi cepat rontok.
Selain itu, jangan menyisir rambut dari pangkal. Mulailah dari ujung agar rambut tetap kuat. Ketika menyisir dari pangkal atau bagian atas, maka rambut mudah untuk kusut dan akhirnya patah. Hindari juga menggunakan sisir yang terpuat dari plastik. Karena menyisir dengan menggunakan sisit plastik, akan menimbulkan efek listrik statis yang memengaruhi kekuatan rambut.

6. Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin 
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/2018/04/cara-merawat-rambut-tetap-indah.html
Sumber: Oats Over Might
 Salah satu vitamin yang sangat bermanfaat untuk menjagakesehatan rambut adalah dengan banyak mengonsumsi vitamin D. Kesalahan orang selama ini karena menganggap bahwa vitamin D hanya bermanfaat untuk tulang, padahal vitamin D sangant berguna untuk merawat rambut agar lebih sehat.
Selain itu, anda bisa memperbanyak emngonsumsi oats. Oats merupakan makanan yang banyak mengandung biotin yang sangat baik untuk menjaga kelebaban rambut.
7. Jangan menggosok rambut setelah keramas.
https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/2018/04/cara-merawat-rambut-tetap-indah.html
Sumber: Moeslima

Perlu diketahui bahwa rambut yang basah sangatlah rapuh. Oleh sebab itu, kebiasaan menggosok rambut untuk mengerinkannya sebisa mungkin untuk dihindari. Anda cukup membungkusnya dengan handuk untuk mengerinkannya.
Buka juga: Tips dan Trik Memilih Kampus dan Universitas
Demikian Tips dan Trik untuk merawat rambut tanpa harus ke salon. Semoga bisa membantu anda semua.

Wednesday, April 25, 2018

Tips dan Trik Meningkatkan Kesuburan Wanita Secara Alami

https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/2018/04/tips-dan-trik-meningkatkan-kesuburan.html
Sumber: doktersehat


Tips dan Trik Meningkatkan Kesuburan Wanita. Memiliki keturunan merupakan dambaan setiap pasangan suami istri. Bagaimana tidak, hadirnya sosok penghias rumah tangga memberikan kebahagiaan bagi mereka yang telah berkeluarga. Sehingga banyak hal yang ditempuh oleh beberapa kalangan hanya untuk mendapatkan momongan atau buah hati. 


Berbicara tentang momongan tenu berbicara tentang kesuburan baik laki-laki dan perempuan. Pada postingan kali ini, admin sedikit mereview beberapa artikel yang membahas tentang kesehatan atau kesuburan wanita. Dari beberapa artikel yang sempat saya baca, pada intinya dikatakan bahwa kesuburan tersebut betul-betul buka hal yang begitu saja muncul melainkan harus dirawat atau perlu dilakukan usaha-usaha tertentu agar kesuburan wanita tersebut tetap terjaga. Nah, bagaiman tips dan triknya? Yuk kita simak beberapatips berikut:
Sebagaimana yang dilansir Liputan6 dari mirror ada beberapa langkah yang bisa ditempuh, yaitu:
1. Mencoba untuk tetap rileks atau sebisa mungkin jangan stres
Rileksasi adalah solusi yang bagus untuk menjaga kesuburan. Nah, selain itu untuk relaksasi ini sebisa mungkin untuk tidak mandi dengan air panas. Kenapa, ini sesaui dengan hasil penelitian yang mengatakan bahwa mandi dengan air dingin dapat meningkatkan produksi sperma yang selanjutnya akan berefek kepada kesuburan wanita.
2. Menjaga Kebersihan
Menurut penelitian oleh University of North Carolina di Amerika Serikat, wanita yang terbiasa beraktifitas dengan melakukan pekerjaan rumah seperti membersihkan rumah atau berkebun dapat hamil lebih cepat. Kegiatan-kegiatan positif seperti ini dianggap bisa menghentikan produksi insulin yang dianggap  membahayakan perkembangan sel telur pada wanita.
3.  Banyak minum susu dan multivitamin
Sara selanjutnya yaitu banyak meminum susu dan mengonsumsi multivitamin. Meminum satu gelas susu dalam sehari diyakini bisa mengurangi risiko infertilitas. Menurut penelitian Harvard University di Amerika, lemak dari susu membantu ovarium atau indung telur bekerja dengan baik dibandingkan dengan tidak meminum susu.
Sedangkan untuk multivitamin adalanya kita dianjurkan untuk terkena matahari pagi. Hal ini dikarenakan terpaan sinar matahari Studi telah menemukan Vitamin D meningkatkan kadar hormon progesteron dan estrogen, yang mengatur periode dan membuat konsepsi lebih mungkin.
4. Jauhi rokok dan kafein
Jika anda pencinta kopi, maka anda tak boleh meremehkan tips ini. Para ahli mengatakan, kafein dapat mengurangi aktivitas otot-otot Tuba Fallopii, yang membawa telur dari ovarium. Sehingga meminum satu cangkir kopi diyakini dapat mengurangi kemungkinan untuk hamil.
Demikian halnya dengan rokok, merokok pun diyakini dapat mengurangi kesuburan terlebih kepada wanita. Khusus pada pria, rokok ini dapat memicu sperma yang abnormal.
5. Perbanyak Minum air putih dan sarapan
Salah seorang pakar kesuburan wanita Zita West berkata bahwa , "Jika Anda  tidak minum cukup air,  sistem reproduksi akan kehilangan energi yang menyebabkan organ vital yang seharusnya kita butuhkan." Nah, dengan air putih ini, maka suplai darah ke otak bisa lebih lancar yang tentu akan berefek terhadap kuatnya lapisan rahim. Demikian sebaliknya, jika kita dehidrasi maka cairan servik akan lebih lamban dan tentu aka berefek kepada kesuburan wanita.
Nah, khusus sarapan sendiri ternyata berdasarkan dari NHS Choices, suatu  penelitian yang dilakukan oleh tim gabungan dari Sackelr Faculty of Medicine di Tel Aviv University, Institute of Biochemistry, dan Food Science Nutrition di The Hebrew University of Jerusalem, melaporkan bahwa mengembangkan kebiasaan rajin sarapan dapat membantu meningkatkan kesuburan wanita yang memiliki PCOS.
Dalam penelitian tersebut dapat disimpulkan setelah dilakukannya pengamatan terhadap 60 orang. Hasilnya, kelompok yang pertama mengalami penurunan testosteron hingga sebesar 50% dan hormon reproduksi mereka bertambah hingga 105 persen selama 12 minggu. Sedangkan kelompok yang lainnya justru mengalami peningkatan testosteron yang lebih kecil, hanya sebesar 20 persen.
Dilansir dari Women’s Health, Oren Froy, Ph.D. dari Universitas Ibrani Yerusalem mengatakan bahwa sarapan dapat menurunkan berat badan, mempercepat metabolisme lebih kuat, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Intinya bahwa kegiatan sarapan ini dapat menigkatkan produksi hormon testosteron.
Demikianlah tips dan trik ini, semoga dapat menambah wawasan kita. Sampai jumpa di postingan berikutnya.

Monday, April 23, 2018

Tips dan Trik Lulus Pendaftaran SBMPTN 2018 dan Pendaftaran Kampus Lainnya

https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/2018/04/tips-dan-trik-lulus-pendaftaran-sbmptn.html
Sumber Situs Resmi SBMPTN 2018
Tips dan Trik Lulus Pendaftaran SBMPTN 2018. SBMPTN merupakan salah satu jalur masuk ke perguruan tinggi negeri. Nah, SBMPTN ini sendiri merupakan singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Namanya juga seleksi bersama, pastinya pendaftarnya pasti banyak, alias seluruh Indonesia. Jadi, yang lulus tes masuk perguruan tinggi melewati jalur ini tentunya memiliki daya saing yang tinggi.
Pendaftaran SBMPTN 2018 ini mulai terbuka tanggal 5 April 2018 sampai pada tanggal 27 April 2018. Untuk lebih jelasnya mengenai alur pedaftaran maupun proses seleksinya, silahkan buka situs resmi SBMPTN 2018.
Nah, pada postingan kali ini, saya akan bercerita mengenai tips dan trik untuk lulus pada seleksi masuk perguruan tinggi. Memang berat sih untuk bersaing dengan teman-teman yang lainnya untuk bisa lulus masuk di perguruan tinggi. Tetapi dengan usaha yang tepat, maka saya jamin deh, teman-teman bisa lulus untuk masuk perguruan tinggi.
Buka juga Siswa Peradaban
Oke langsung saja, berikut tips dan trik untuk lulus ya.
1. Ikut Bimbingan Belajar atau Membentuk Kelompok Belajar.
Untuk tips yang pertama adalah mengikuti bimbingan belajar atau belajar intensif. Salah satu nilai lebih jika teman-teman mengikuti kelas bimbingan adalah teman-teman akan lebih sering untuk berlatih mengerjakan soal-soal SBMPTN 2018. Sehingga, dengan banyak berlatih tersebut akan membuat teman-teman untuk terbiasa.
Selain itu, biasanya pada bimbingan belajar tertentu akan memberikan pembekalan kepada kita untuk melewati tes-tes khusus, misalnya tes TPA atau tes potensi akademik. Nah, tes potensi akademik inilah yang kadang disepelekan oleh sebagian orang. Padahal, TPA ini tidak semudah yang kita bayangkan. Meski demikian, jika kita mengetahui tips dan trik tentang penyelesaian TPA, saya yakin, teman-teman bisa sukses pada SBMPTN 2018.
Tapi bagaimana jika kita tidak punya budget untuk ikut bimbingan atau sejenisnya. Teman-teman bisa membeli buku yang berisi soal-soal SBMPTN atau mencari di internet. Saya yakin, banyak kok yang beredar. Teman-teman juga bisa mengumpulkan beberapa soal pada SBMPTN tahun-tahun sebelumnya. Kemudian pelajari bentuk soalnya. Biasanya banyak kok soal yang beredar. Ajak beberapa teman untuk membuat kelompok belajar bersama. Jika teman-teman aktif untuk sharing, apalagi bisa menghadirkan mahasiswa yang pernah mencoba jalur ini, saya yakin bisa kok. Kan lumayan menghemat biaya.

2. Tepat Memilih Kampus dan Jurusan
Nah, cara yang kedua adalah tepat memilih kampus. Untuk tips memilih kampus dan jurusan, teman-teman tentu harus perhatikan. Namun yang perlu diketahui bahwa dalam tes SBMPTN maupun tes lainnya, setiap PTN dan jurusan memiliki daya tampung atau kuota tersendiri. Untuk daya tampung ini teman-teman harus cek di situs kampus yang hendak teman-teman tuju. Semakin sedikit daya tampung, maka daya saingnya juga makin tinggi. Jika daya saing tinggi, peluang lulus juga semakin sedikit.
Nah untuk mengakalinya, teman-teman bisa coba tips berikut. Jika kita ingin sekali untuk kuliah di jurusan tertentu, jadikan pilihan tersebut di pilihan pertama di kampus yang persaingannya ketat. Untuk pilihan kedua, teman-teman bisa pilih jurusan yang sama di kampus lain yang persainggannya lebih terbuka. Misalnya, saya ingin sekali kuliah jurusan Fisika. Pada saat SBMPTN, saya memilih Fisika di kampus A, dan pilihan kedua Fisika di kampus B. Demikian seterusnya.
Namun, jika ternyata teman hanya memiliki keinginan untuk kuliah di kampus tertentu, teman-teman bisa memilih jurusan yag berbeda di kampus yang sama. Dengan catatan, urutan jurusannya disesuaikan dengan tingkat persaingan.
Misalnya, saya ingin sekali kuliah di kampus A. Makanya pada saat SBMPTN saya memilih kampus A dengan jurusan Fisika dan pilihan kedua tetap kampus A dengan jurusan Biologi misalnya. Kenapa saya menaruh jurusan Bioloi pada pilihan kedua, karena daya tampung Biologi lebih banyak serta masih satu rumpun IPA dengan fisika. Sehingga saya tidak terlalu kerepotan jika nanti lulus di sana.
3. Tidak Menyepelekan Hal Teknis
Hal teknis yang saya maksud ialah berkaitan dengan pelaksanaan SBMPTN atau tes lainnya. Misalnya, alat tulis, terlambat datang pada saat tes, atau tidak mengetahui alur pendaftaran. Terkadang ada beberapa orang yang teralalu pede dengan kemampuannya, sehingga hal dasar seperti ini disepelekan sehingga dia bisa gagal.
Demikianlah tips dan trik sukses lulus pendaftaran SBMPTN 2018 dan pendaftaran kampus yang lain, semoga bisa menjadi bahan pertimbangan teman-teman sekalian. Semoga sukses dan sampai jumpa di postingan berikutnya.

Saturday, April 21, 2018

Tips dan Trik Memilih Kampus Universitas

https://tipssukseskehidupan.blogspot.com/
Tips dan Trik Memilih Kampus Universitas
Tips dan Trik Memilih Kampus Universitas. Pernah tidak teman-teman berfikir hendak kemana setelah lulus SMA? Mungkin akan muncul beberapa jawaban dikepala teman-teman. Mulai dari nikah (hehehe), kuliah, mulai usaha, daftar instansi pemerintah seperti polisi dan sebagainya atau bahkan mulai kerja. Apapun yang teman-teman pilih, jalani dengan penuh tanggung jawab.
Salah satu jawaban yang banyak muncul ketika ditanya hendak kemana setelah lulus SMA adalah melanjutkan ke perguruan tinggi alias kuliah. Dunia kampus adalah dunia yang banyak dirindukan anak SMA. Namun percaya atau tidak, dunia kampus jauh lebih menantang dibanding yang ada dibayangan teman-teman. Tidak percaya? Nanti kalian akan merasakannya.
Oh ia, kembali ke judul postingan, kali ini kita akan membahas tentang tips dan trik memilih kampus atau universitas untuk tempat kuliah alias menimba ilmu. Tips dan trik yang akan saya jelaskan mungkin hal-hal yang kadang dianggap sepele, tetapi setidaknya ini bisa jadi bahan pertimbangan buat teman-teman buat memilih kampus. Oh ia langsung saja, berikut beberapa tips yang bisa teman-teman coba untuk memilih kampus.
1. Usahakan sejalan dengan hobi dan passion teman.
 Salah satu hal yang menentukan sukses tidaknya teman-teman di dunia kampus adalah apakah teman-teman menikmati masa-masa kuliah atau tidak. Jika teman-teman menikmati belajar di kelas, atau senang berada di kampus maka besar kemungkinan teman-teman bisa sukses di kampus. Dan sebaliknya, kalau teman-teman sedikit-sedikit bawaannya bosan, lebih suka nongkrong di kos dibanding kampus, nah ini bisa jadi tanda-tanda kuliah berantakan.
Nah, salah satu jalan agar teman-teman bisa menikmati masa kuliah adalah dengan menjadikan kuliah itu sebagai hobi. Caranya adalah mencari jurusan sesuai passion atau hobi. Nah kalau sudah begini, ngampus itu rasanya menyenangkan. 
Kalau tak percaya, coba nonton filmnya 3 Idiot. Nah, dalam film tersebut si pemeran utama memang memilih jurusan sesuai hobinya. Akhirnya, semua mata kuliahnya seolah-olah mengalir di darahnya. Berbeda dengan temannya, yang hanya mengikuti perintah ayahnya. Akhirnya, selama proses kuliah, dia merasa tersiksa. Kuliah berantakan, hobi yang seharusnya menjadi bakat pribadi malah terabaikan.
Intinya, dalam memilih kampus, sebisa mungkin jangan ikut trend atau sebisa mungkin jangan asal ikut kata orang. Misal, sekarang zamannya kuliah hukum atau apalah, eh malah ikut milih hukum. Sudah capek-capek untuk lulus, pas kuliahnya malah kelabakan dan ironisnya tak selesai. Padahal bakatnya di bahasa arab. Eh, akhirnya bakatnya terkubur jauh kedalam tanah. Intinya, utamakan hobi atau bakat.
2. Kampus terkenal atau biasa saja? Ukur kemampuan teman!
Nah, pertanyaan selanjutnya milih kampus terkenal atau biasa saja? Pada dasarnya, semua kampus menerapkan kurikulum yang sama. Jadi, logikanya semua mata kuliahnya sama selama jurusannya sama. Cuman, ada beberapa kelebihan jika dapat kuliah di kampus terkenal. Salah satu kelebihannya adalah bisa membantu teman-teman ketika telah selesai dan memilih untuk bekerja. Kampus yang ternama umumnya memiliki track record yang baik dalam menciptakan lulusan atau alumni. Di samping itu, kampus yang terkenal umumnya dipercaya oleh beberapa instansi sehingga banyak menaruh beasiswa yang bisa menjadi pertimbangan teman-teman.
Pertanyaannya sekarang adalah, ada beberapa orang yang hanya numpang kuliah di kampus terkenal. Padahal kebiasaannya dan kemampuannya susah fight dengan teman-temannya. Akhirnya, dia hanya menjadi orang yang biasa-biasa saja.
Oleh karena itu, bagi teman-teman yang memang merasa susah untuk fight di kampus ternama. Mending milih kuliah di kampus yang memang di urutan kedua atau yang tidak terlalu wah. Nah, untuk mengimbanginya teman-teman bisa aktif di kegiatan ekstra atau intra kampus. Jika teman bisa fight di sini, maka bisa saya pastikan teman-teman bisa bersaing dengan teman-teman lain yang kuliah di kampus ternama.
Logikanya begini, anggaplah kita ini adalah pemain bola. Jika kita berada di klub yang dihuni pemain bintang, maka kita susah untuk mendapatkan jam bermain. Berbeda jika kita ada di klub papan tengah. Mungkin kita bisa mendapat jam bermain yang banyak. Akhirnya kemampuan kita akan terasah dan akhirnya memiliki nilai transfer yang tinggi. Pahamkan? 
3. Kampus negeri atau swasta?
 Nah, selanjutnya milih mana nih. Baik negeri atau swasta keduanya memiliki kualitas pendidikan yang mumpuni. Terus bedanya di mana? Jika berbicara kampus negeri atau swasta, sebenarnya ini hanya berbicara seputar pembiayaan seputar kuliah. Biaya kuliah ini harus menjadi perhatian teman-teman. Kan tak bagus jika banyak menghabiskan budget ortu untuk bayar kuliah padahal hasil tak ada. Inti yang ingin saya sampaikan adalah beban pembiayaan yang akan teman-teman tanggung selama kuliah.Khusus pembahasan jenis uang kuliah mungkin akan kita bahas nantinya.
Untuk kampus negeri biasanya dominan lebih murah dibanding kampus swasta. Kenapa? Karena pada kampus negeri, tidak terlalu banyak pungutan di luar uang semester. Meskipun tak bisa dipungkiri, mengenai pungutan liar ini kadang masih kita temukan di kampus negeri sekalipun. 
Nah kenapa di kampus swasta dominan mahal. Dari beberapa pengalaman teman-teman, pembayarannya tidak menganut pembayaran tunggal. Sehingga masih memungkinkan banyak pungutan di luar uang semester. Belum lagi ditambah biaya hidup, bayar kos, dan biaya lain-lain.
Terus bagaimana kualitas pengajarannya? Sepanjang pengalaman saya, baik kampus swasta maupun negeri keduanya hampir sama. Karena terkadang ada dosen yang bertugas di kampus negeri pun kadang ngajar di kampus swasta. Jadi, tak terlalu berbedalah. Intinya adalah, carilah kampus yang sesuai dengan keuangan teman-teman. Karena diakui atau tidak, terkadang dunia kampus itu belum bisa dijangkau oleh semua kalangan.
4. Perhatikan status kampus
Selanjutnya adalah yang kadang disepelekan, di luar kampus itu terkenal atau tidak, swasta atau negeri adalah apakah kampus itu terdaftar di kemenristekdikti dan terakreditasi. Karena dua faktor ini akan sangat berpengaruh ketika teman-teman telah lulus nanti. 
Kenapa meski terdaftar, karena akhir-akhir ini banyak kampus yang tidak diakui. Akhirnya ijazah mereka tidak dianggap sah. Kenapa meski terakreditasi, soalnya hal ini akan sangat dibutuhkan jika teman-teman hendak melanjutkan studi.
5. Berorientasi pada masa depan
Nah, tips terakhir adalah sebaiknya dalam memilih kampus adalah berorientasi pada masa depan. Karena tak bisa dipungkiri, tujuan kuliah adalah untuk masa depan. Jika hendak menjadi guru maka pilihlah kampus yang memang konsentrasinya kepada pendidikan. Jika hendak menjadi teknisi atau pekerja di instansi-instansi maka pilihlah kampus yang memang konsen kesana seperti sekolah profesi, jurusan ekonomi dan sejenisnya. Meski tak menutup kemungkinan bisa lintas jurusan untuk  kerjanya nanti.
Ada pula sekolah ikatan dinas seperti IPDN, STAN, dan lain sebagainya.  Sekolah-sekolah seperti ini memang susah untuk tembus. Sehingga kadang membutuhkan persiapan tertentu. Salah satu contohnya misalnya jika hendak menjadi polisi dan TNI, pilihlah jurusa yang memang kadang dibutuhkan di instansi tersebut misal farmasi, fisika, dan lain-lain.
Demikianlah 5 tips dan trik sukses ini untuk memilih jurusan. Semoga bisa menjadi bahan pertimbangan bagi kawan-kawan serta semoga sukses. Sampai jumpa di postingan selanjutnya.

Sunday, January 3, 2016

Santri bukan Malaikat dan Pembina bukan Nabi

Tepat pukul 19.30 selepas gerimis, saya mengantar adik saya kembali ke pondok (PP. Sultan Hasanuddin), tempat dimana dulu saya pernah belajar arti dari kehidupan. Meski banyak yang berubah dibanding beberapa tahun silam, bau tanah yang basah oleh hujan serta suara serangga malam yang seolah menolak perubahan zaman masih tetap sama. Pohon besar yang terletak di sudut halaman pondok pun masih berdiri tegak menyaksikan pelbagai cerita dari santri dan santriwati di sini.
Kurang lebih tiga tahun saya sudah meninggalkan pondok ini (baca menjadi alumni) meski tak pernah benar-benar pergi. Namun waktu yang sesingkat itu tentu belum mampu menghapus ribuan episode yang telah saya lalui di pondok ini. Menjadi santri baru yang melelahkan dengan setumpuk jadwal yang serba teratur, dididik oleh pendidik yang terkadang mengorbankan keinginannya, menjadi pengurus asrama dengan segala tanggung jawab yang mungkin berlebihan untuk pelajar SMA adalah rentetan cerita yang tidak kalah meantang dengan film laga manapun.
Enam tahun lamanya saya mondok di sana, menjalani kehidupan yang tidak normal dibandingkan teman-teman lain yang menempuh pendidikan di luar pondok katanya. Setelah itu, saya diterima sebagai salah satu mahasiswa di perguruan tinggi tepatnya di jurusan fisika. Bertemu dengan orang-orang baru (tak ada dari pondok), dengan berbagai latar belakang sosial dan agama. Sebuah babak baru yang mungkin susah untuk ditaklukkan. Tetapi, semuanya berlalu begitu saja dan keadaan pun berpihak kepadaku.
Satu hal yang menjadi catatan, di awal pertemuanku dengan teman-teman yang baru itu, satu pertanyaan yang hingga saat ini masih membekas di fikiranku, "maks, waktu SMA olimpiade apa yang sudah kamu ikuti? Pernah ikut Gravitasi tidak?". Fikiranku pun melayang jauh mencari jawaban yang tepat dengan pertanyaan itu.
"Saya tidak sempat berfikir untuk kegiatan demikian. Waktu saya habis untuk menjadi pengurus kamar dan belajar memahami puluhan anak-anak MTs dengan berbagai karakter. Yang ada difikiran saya setiap hari, hanyalah mencari kalimat yang tepat untuk menenangkan orang tua santri yang kebanyakan kurang faham dengan aturan dan realita pondok yang jauh dari kata ideal versi mereka."
Demikianlah realita yang terjadi bagi kami jika sudah duduk di bangku Madrasah Aliyah. Apakah rugi? Menurutku tidak, karena hal yang seperti ini justru jarang didapatkan oleh anak-anak seusia kami.
Jika demikian adanya, kenapa masih banyak santri yang bandel. Kok sendal, makanan, dan barang-barang santri terkadang banyak yang hilang? Kenapa bisa?
Pondok pesantren bukanlah tempat yang suci dan terbebas dari godaan setan. Para pembina dan elemen-elemen yang terdapat di pondok pun bukan para rasul yang memiliki sifat ma'shum. Para santri-santrinya pun tidak dididik untuk menjadi malaikat yang tidak memiliki kesalahan. Sehingga perilaku yang tidak sesuai dengan aturan pun bisa kita dapatkan di sana.
Saya ingin mengutip tulisan teman. 
"Menitipkan anak untuk mondok bukan berarti serta merta melepaskan tanggung jawab orang tua dalam hal mendidik misalnya. Perlu kerjasama dan komunikasi yang baik antara pembina dan orang tua. Tidak melepaskan tanggung jawab juga bukan berarti masih bisa bertindak semaunya. Ketika di rumah, orang tua perlu memberikan pemahaman yang baik kepada anak. Ketika tidak di rumah, orang tua perlu mempercayakan kepada pembina dengan tidak serta merta melepasnya, sebaiknya ada komunikasi dua arah dengan pembina mengenai perilaku dan perkembangan di sana dan di rumah. Pengetahuan ini bisa menjadi referensi bagi orang tua dan pembina dalam menyikapi anak selanjutnya. Jangan sampai malah orang tua yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan pondok. Percayalah peraturan yang meski terkadang sulit itu tidak akan dibuat jika tidak ada manfaatnya. (http://khatimhusnul.blogspot.co.id/2015/12/tentang-pondok-pesantren-sultan.html)
Begitu pula memarahi hingga memaki pengurus di masing-masing kamar bukanlah tindakan bijak atas segala kejadian yang menimpa para santri. Bayangkan saja, seorang anak yang masih dalam fase remaja dipaksa untuk bersikap jauh lebih dewasa melampaui usia mereka dengan menghadapi berbagai perilaku dari puluhan santri dan harus memperhatikan pelajaran mereka di kelas, kesehatan mereka dan setumpuk tugas aneh lainnya. Menurut saya bukanlah langkah yang cerdas menghakimi seorang remaja 17-an tahun yang harus menjadi orang tua dari puluhan anak. Tentu ini bukanlah hal yang mudah.
Kerja sama dan komunikasi yang baik sejatinya senantiasa terjadi antara orang tua santri dan pihak pondok. Husnu zan seharusnya selalu diletakkan di atas ego para orang tua. Harapan orang tua santri dan pihak pondok dapat terealisasi dengan baik.

Wednesday, January 14, 2015

Ada Pelanggaran Hukum di Kondangan

Kantong mahasiswa memang tak abadi. Seperti itu saya mengistilahkannya. Di awal bulan berjaya namun menjelang akhir bulan mulai sekarat bahkan menemui ajalnya. Bahkan ada yang mengawali bulan dengan penyakit kanker (kantong kering) hingga keadaan seperti ini terus berlanjut hingga bulan kembali bergantung. Darimana kehidupan tetap berlangsung? Maka disinilah keunikan mahasiswa.
Secara teori, otak orang yang kelaparan akan bekerja dua kali lebih cepat dibandingkan orang yang sedang kenyang. Terlebih ketika mereka ingin mencari makanan. Itulah sebabnya Orang Afrika yang pernah dijajah tidak dibiarkan kelaparan karena mereka akan melawan dengan kekuatan yang berlipat ganda.
Berangkat dari teori di atas, otak mahasiswa yang kantongnya sekarat di saat lapar akan bekerja lebih cepat. Pikiran mereka langsung berputar bagaimana kehidupan terus berlanjut. Dan sling, idepun muncul. Ada yang bersilaturahmi kerumah teman, mencari tenpat syukuran senior yang habis ujian tutup, atau bahkan datang kekondangan dengan modal amplop kosong. Hehehehe lucu kan.
***
Tetapi yang ingin saya ceritakan di sini adalah di saat saya datang kekondangan untuk memberi doa restu ke salah satu pasangan berbahagia (anggaplah). Saya datang dengan mengenakan pakaian batik lengan pendek dengan bawahan celana hitam dan sepatu kulit kwalitas rendah. Penampilan lazim untuk menghadiri sebuah resepsi pernikahan.
Saya sempt berdiri di depan pintu masuk melihat sekeliling. Laki-laki memakai pakaian yang sama dengan saya. Sementara perempuan memiliki pakain yang bermacam-macam. Yang paling menyita perhatianku ialah model kepala mereka. JIka dihitung, ada selusin lebih model kepala yang dibalut kerudung dengan model yang bermacam-macam. Begitulah fahion wanita yang selalu berkembang seiring berjalannya waktu.
Setelah menyantap hidangan walimah, saya langsung meninggalkan gedung meuju parkiran. Tentu hal ini saya lakukan setelah memberikan doa kepada mempelai. Sesampai diparkiran, saya hanya heran melihat pasangan suami istri yang mulai beranjak pulang.
Seorang lelaki dengan pakain batik coklat lansung memacu motornya. Songkoknya dia simpan dan diganti dengan helm hitam sebagai pelindung. Pandanganku seketika tertuju kepada perempuan yang diboncengnya. Helmnya hanya dipangku. Entah kenapa, mungkin akan sangat disayangkan jika kerudung dengan model seperti itu akan rusak jika ditutupi dengan helm. Bagaimana tidak, dipasang dengan waktu setengah  jam harus hancur karena memakai helm.
***
Cerita di atas mungkin hanya terjadi di kotaku. Kota yang seketika menjadi kota fashion seperti Milan dan Paris. Sebuah kemajuan yang luar biasa bukan.
Namun, meski bagaimanapun juga, model jilbab, sanggul, dan apapun itu tidak akan mampu melindungi kepala ketika terbentur. Sialnya lagi, kebiasaan seperti ini tentu melanggar UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas yang diwajibkan memakai helm standar nasional.
Bayangkan jika Polantas melakukan sweaping di tempat kondangan. Ada berapa pelanggar yang bisa diciduk? Atau bahkan ada berapa pelanggar yang memilih jalan damai dengan memberikan suap? Tentu ini adalah pelanggaran.
Jika kebiasaan buruk yang kecil dibiasakan, maka akan banyak kebiasaan buruk yang dampaknya lebih besar akan bermunculan. Jika ingin merubah dunia, mulailah dari yang paling kecil dan diri sendiri.
Baca juga:
                 

Tuesday, January 13, 2015

Pengiring Jenazah di Balik Bayang-Bayang Kematian

Saya memacu dengan santai sepeda motorku menyusuri jalan-jalan kembali kerumah. Panas matahari sudah bersahabat karena hari mulai senja. Asap kendaraan mengepul diiringi bunyi klakson yang bersahutan membentuk irama yang setiap saat dapat memecahkan gendang telingamu atau siapa saja yang mendengarnya. Kendaraan saling menyerobot untuk mendahului, tidak ada yang mau mengalah. Seorang lelaki berbadan besar dengan perut agak buncit dibalut jas hijau menyala hanya tanpak kebingunan. Bunyi peluitnya yang tidak teratur sudah cukup menjadi gambaran kebingungannya. Sebuah pemandangan lazim bagiku, terjebak macet ketika pulang kampus. Itu hanya berlaku di kotaku. Kota dimana sipakatau dan sipakala'bi mulai pupus termakan usia. Mungkin pada waktu macet saja. Entahlah.
Di tengah macet yang semakin parah, dimana kendaraan sambung menyambung membentuk ular raksasa yang tergeletak di punggung jalan tak bergerak, perhatian saya tiba-tiba berubah. Suara sirine ambulans dengan iringan klakson motor dan suara knalpot bogar terdengar semakin mendekat. Sehelai kain putih yang terikat di sebilah bambu diayung-ayungkan oleh seorang pengendara. Saya pun berkesimpulan "innalillahi wa inna ilaihi rajiun".
***
Semua kendaraan memaksakan diri untuk menepi untuk memberikan jalan bagi sang ambulans. Bisa jadi ini sebagai penghormatan terakhir buat si mayat dengan alasan kemanusiaan. Atau mungkin karena pengguna jalan sangat mengerti tentang ajaran Nabi SAW untuk menyegerakan pelaksanaan jenazah. Entahlah, ini sudah sering terlihat dalam keadaan yang sama.
Ceritaku tak cukup sampai di situ, masih banyak bagian lain yang tidak kalah menariknya. Gerombolan pengiring mobil jenazah sepertinya terlihat aneh. Berboncengan tiga, knalpot besar, tidak memakai helm, dan masih banyak atribut lain yang mungkin kita harus sepakat menjadikannya atribut pengiring mobil jenazah. Setelah mobil jenazah lewat, maka kendaraan yang terjebak macet tadi akan segera mengekor dengan menyalakan lampu kendaraan. Ini juga harus dimasukkan sebagai tanda pengiring mobil jenazah. Begitulah cerita kematian di kotaku.
***
Yang ingin saya tanyakan, apakah pisau hukum itu terlalu tumpul ketika terjadi keadaan seperti ini. Bagaimana jika pengiring mobil jenazah tersebut terjatuh dari motor dengan kecepatan melebihi mobil ambulans? Apa yang terjadi dengan kepala mereka yang tidak terlindungi helm? Atau bagaiamana keadaan mereka yang sakit gigi mendengar bunyi klakson dan knalpot motor pengiring mobil jenazah tersebut?
Kematian memang selalu mengintai kita setiap saat dan dimanapun. Akan tetapi, apakah semudah itu kita menyerahkan jiwa kita kepada kematian? Jika pembiaran seperti ini terus dilakukan, maka kita akan selalu membuat alasan bahkan menciptakan keadaan untuk melawan hukum terlebih melanggar aturan yang telah diciptakan Tuhan.
Semuanya berawal dari kita, bagaimana kita mengambil langkah pertama. Menirukan atau membuatnya lebih bijak.

Kita Berbeda tetapi Kita Sama



Sepulang kampus segera kurebahkan badan di atas kasur setengah empuk. Kutatap jam dinding yang sepertinya malas bergerak dan masih menunjukkan pukul 15.00. Pikiranku langsung tertuju ke film yang baru saja kuambil dari teman di kelas tadi.
Laptop hitam kesayanganku pun saya buka dan segera kucari file PK yang adalah judul dari film tersebut. Ada banyak tanya dalam benakku tentang film tersebut. Genrenya apa, pesan moralnya apa, dan setumpuk pertanyaan yang mengganggu pikiranku.
Film pun dimulai. Te deng. Setelah melihat video pembukanya, ternyata film bolliwod. Maklum, poster filmnya tidak terlalu saya perhatikan. Akhirnya timbul sebuah hipotesis di benakku kalau film ini adalah kias asmara yang berakhir tragis.
Film ini menceritakan seorang tokoh yang disebut PK (Aamir Khan) yang berasal dari planet lain dan datang ke bumi untuk sebuah misi. Sesampainya di bumi kalungnya yang merupakan remot pesawat kontrol pesawatnya dicuri seseorang. Walhasil, dari sinilah tumpukan pesan dari film ini mulai disampaikan.
Pada akhirnya, PK meminta kepada Tuhan untuk menemukan barangnya tersebut. Akan tetapi di dunia terlalu banyak Tuhan yang dimintai pertolongan. PK menjadi bingung kepada Tuhan siapa ia harus meminta pertolongan. Sehingga di tengah kebingungan tersebut, PK meminta kepada semua Tuhan yang manusia kenal dengan menjalankan ritual keagamaan dari setiap agama. Karena PK menganggap, bahwa di antara semua Tuhan tersebut pasti ada yang Tuhan yang sesungguhnya dan akan mendengarkan jeritannya.
Pencarian PK tidak menuai hasil. Dia pun berkesimpulan bahwa telah terjadi salah sambung antara dia dengan Tuhan sama halnya antara kita selama ini dengan Tuhan. Dia beralasan bahwa, banyaknya permintaan yang tidak terkabul dikarenakan adanya salah sambung antara kita dengan Tuhan. Bahkan PK mempertanyakan keberadaan Tuhan sesungguhnya.
Di akhir cerita, PK mengetahui bahwa pencuri alatnya tersebut telah dijual kepada seorang Tokoh agama dan menjadikannya sebuah alat untuk menipu kepercayaan banyak orang. Dari situlah PK beranggapan bahwa tidak pernah terjadi salah sambung antara dia dengan Tuhan. Akan tetapi sosok yang dijadikan Tokoh agamalah yang salah. Salah memberikan informasi kepada kita sehingga banyak pesan Tuhan yang tidak tersampaikan.
PK juga menyadari bahwa terkadang ada masa kita sendiri tanpa teman, tidak bisa mencari makanan sendiri untuk dimakan, dan merasa kesepian. Dan di saat itu kita memiliki satu hal yaitu Tuhan. Akan tetapi menurut PK ada dua Tuhan. Pertama adalah Tuhan yang menciptakan kita semua yang hanya sedikit pengetahuan yang kita tahu tentangnya. Dan yang kedua adalah Tuhan yang diciptakan oleh tokoh-tokoh agama yang terkadang memberikan kepada kita harapan palsu.
Kita semua terlahir sama dalam keadaan telanjang. Maka sesekali kita mesti telanjang dan menengok ke dalam sebelum berkata seperti Ebiet G. Ade berkata. Perbedaan yang terjadi mungkin kita sendirilah yang menciptakannya. Namun di antara jutaan perbedaan yang mengelilingi kita, percayalah bahwa kita diciptakan oleh Tuhan yang sama dan terlahir dalam keadaan sama.
Wallahu a’lam.
Baca juga Siswa Peradaban

Baca Juga

Cara Menghemat Data WhatsApp

Panduan WhatsApp   Cara Menghemat Data WhatsApp . Siapa sih yang tidak tau aplikasi chatting whatsApp? Aplikasi ini sudah tembus ha...